Diduga Suzuki Mundur Dari MotoGP karena Khasus Diesel Gate-Di awal bulan Mei kemarin dunia ber Moto GP heboh. Usut punya usut ternyata penyebabnya adalah isu pabrikan Suzuki yang akan cabut dari MotoGP pada akhir musim 2022 ini. Selang beberapa hari tepatnya tanggal 12 Mei 2022 Suzuki mengeluarkan pengumuman resmi soal kemundurannya dari MotoGP.

Alasannya karena situasi ekonomi saat ini dan kebutuhan untuk memusatkan upaya pada perubahan besar yang dihadapi dunia otomotif di tahun-tahun ini memaksa Suzuki untuk mengalihkan biaya dan
sumber daya manusia untuk pengembangan teknologi baru.

Suzuki Mundur Dari MotoGP karena Khasus Diesel Gate

Tentu dong Suzuki gak bakalan mau menyebutkan alasan pasti penyebab mereka mundur dari MotoGP. Hanya saja diluar sana banyak beredar rumor yang menyebutkan alasan kemunduran mereka karena skandal Diesel Gete yang sedang menimpa pabrikan Hamamatsu ini.

Sebenarnya apa sih skandal Diesel Gete Suzuki itu? dan apa Iya ini menjadi penyebab Suzuki mundur dari dunia berbalapan motor. Tidak hanya dari MotoGP tapi juga dari balap ketahanan iwc. Nah maka baca trus artikel ini hingga akhir.

Khasus Deisel Gate

kita tahu Suzuki adalah tiga perusahaan otomotif yang ternama dari Jepang. Walaupun untuk urusan kekayaan masih jauhlah dari pabrikan macam Toyota. Suzuki tidak hanya memproduksi motor dan mobil aja mereka juga bikin mesin tempel boat, kapal boat dan ATV.

Marek-merek mobil mereka juga udah banyak yang terkenal macam Jimny, Escudo, dan Carry pick up. Di
motor mereka juga punya andalan macam JSR 1000.

Suzuki juga merupakan perusahaan multinasional pusatnya di Hamamatsu Jepang. Nah pada bulan april-mei kemarin polisi Jerman menggerebek pabrik Suzuki yang ada disana pada hari Rabu dengan tuduhan memanipulasi emisi gas buang mesin Diesel mereka saat uji emisi.

Tidak hanya di Jerman, Italia dan Hungaria juga mengendus main curang dari Suzuki dan mulai melakukan penyelidikan terkait penggunaan perangkat ilegal di mobil Diesel mereka buat mencurangi
peraturan emisi Eropa.

Sebagai informasi aja nih peraturan emisi yang berlaku di Eropa sekarang sudah member lakukan 6 yang tentunya lebih ketat dari standar emisi sebelumnya. Pada Euro 6 batas emisi untuk mobil Diesel kadar co itu diangkat 0,50 gram per kilometer, HC tambah nox itu 0,7 gram per kilometer. Sedangkan untuk NOX 0,08 gram per km dan kadar PM ada di angka 0,005 gram per km dan bahkan Jerman
sudah melarang kendaraan yang masih berstandar Euro 5 beredar di jalanan sejak tahun 2019 kemarin.

Memanipulasi Hasil Uji Emisi

Kejaksaan kota Frankfurt menduga Suzuki telah menjual lebih dari 22.000 mobil Diesel yang saat uji emisi dipasangi alat yang bisa memanipulasi hasil uji emisi agar sesuai dengan aturan. Alat yang dipasang ini berfungsi menurunkan kadar Nox pada mobil Suzuki dan telah dipasang pada tipe mobil x4s cross Vitara dan Swift.

Tidak hanya Suzuki aja yang diperiksa. Ada 2 prusahaan lainnya yang ikut diinvestigasi pertama Stellantis yang merupakan perusahaan merger antara viet, chesler dan PSA group juga diperiksa. Karena setelan tes lah yang membuat mesin diesel untuk Suzuki.

Yang kedua Marelli karena dugaannya Marelli lah yang membuat software alat rahasia ini untuk Suzuki. Kantor-kantor Suzuki yang ada di Jerman, Italia dan Hungaria udah digeledah penyidik menyita data komunikasi dokumen perencanaan dan software yang ada di sana.

Perangkat itu diduga dipasang di mesin diesel buatan Stellantis tersebut. Alat ini membuat
seakan-akan emisi nitrogen oksida atau ENok mesin diesel Suzuki ini memenuhi standar yang telah ditetapkan di Eropa padahal sebenarnya tidak.

kemudian mesin-mesin tersebut dipasangkan ke mobil-mobil di pabrik Suzuki yang ada di Hungaria.
kerjasama antara Suzuki dengan Fiat yang sekarang berubah menjadi Setellantis sudah berlangsung sejak tahun 2005. Saat itu Fiat baru menyediakan mesin diesel untuk dipasarkan di Asia saja. Baru pada tahun 2011 Suzuki melebarkan kerjasama dengan membeli mesin diesel Fiat untuk pabrik di Hungaria.

Suzuki sudah menyatakan kesediaannya untuk koperatif dengan pihak penyidik dalam kasus ini. Demikian juga dengan pihak Setellantis pemasok mesin diesel untuk Suzuki juga menyatakan hal yang sama. Setellatis mengatakan anak perusahaannya fiedler automobil Italy telah diminta untuk memberikan informasi dan dokumen mengenai penggunaan perangkat lunak pengontrol emisi yang diduga tidak diizinkan dalam mesin diesel yang dipasok ke Suzuki.

Khasus Diesel Gate Suzuki menyalahi Aturan

Dari pihak merely mereka juga mengatakan bahwa mereka selalu patuh pada setiap aturan yang berlaku. Dari kasus diesel geta Suzuki belum ada kepastian Apakah Suzuki setellantis dan merely telah menyalahi aturan emisi di Eropa. Kita tunggu aja hasil investigasi dari pihak yang berwenang.

Tapi yang pasti Suzuki tentu mengambil langkah-langkah antisipasi agar perusahaan mereka tidak
goyah. Jika nanti ternyata memang terbukti bersalah sehingga dijatuhi sanksi yang berat mengingat Eropa tidak main-main menyikapi masalah pelanggaran emisi ini.

kita tahu Eropa telah kecolongan sebelumnya dimana waktu itu perusahaan mobil asal Jerman Volkswagen telah terlebih dahulu mengecoh mereka dengan kasus yang sama.

Sebagai formasi saja pada tanggal 18 September tahun 2015 agen perlindungan lingkungan America
atau Epa melaporkan bahwa Foxvegan menyematkan perangkat rahasia pada ratusan ribu mesin diesel mereka yang dijual di Amerika sejak tahun 2009.

Perangkat dipasang pada mobil VW, Porsche, audii, Seat dan Skoda perangkat tersebut dapat membantu mobil memenuhi standar emisi gas buang saat dilakukan tes uji coba emisi. Padahal kenyataannya gas
buang mereka tak lolos uji emisi jadi kayak curang itulah.

Empat hari kemudian VW mengakui bahwa sebanyak 11000000 mesin diesel tersebar di seluruh dunia
termasuk 8,5 juta di Eropa dan 600 ribuan di Amerika sudah dipasang perangkat penipu tersebut.

Hasil investigasi menemukan bahwa sebagian mobil memuntahkan nitrogen oksida yang 40 kali lebih berbahaya dari yang diizinkan. Akhirnya Volkswagen dijatuhi sanksi yang membuat mereka terseok-seok. VW harus membayar lebih dari 40 miliar US Dollar untuk perbaikan kendaraan denda dan penyelesaian hukum.

Nah bayangin aja kalo seandainya Suzuki terbukti bersalah dalam kasus yang sama. Secara Suzuki pabrikan yang lebih kecil dari Volkswagen.

Antisipasi Suzuki dengan Mundur Dari MotoGP

Barangkali salah satu langkah antisipasi dari Suzuki itu dengan menyetop semua pembiayaan untuk kegiatan Motorsport mereka di semua ajang termasuk MotoGP. Mengingat dana yang digelontorkan untuk
MotoGP juga tidak main-main besarnya.

Jadi kasus diesel gak Suzuki yang masih dalam tahap investigasi ini memiliki korelasi dengan mundurnya Suzuki di akhir musim 2022 ini di MotoGP. jika terbukti mereka pasti akan dikenakan sangsi dengan jumlah yang bisa jadi mendekati angka yang dijatuhkan pada kasus Diesel Gate Volkwegen sebelumnya atau mungkin bisa jadi lebih besar.

Memang tidak ada sih pernyataan resmi dari petinggi-petinggi Suzuki ataupun bukti nyata lainnya. Kasus ini membuat mereka mundur dari MotoGP kita hanya menduga-duga aja semoga saja Suzuki bisa melewati badai Diesel Gate ini dan tetap bertahan dalam percaturan dunia otomotif Semoga saja.

Categories: General

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *